Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

SEKOLAH LAPANG IPDMIP BERHASIL MEMOTIVASI PETANI NAGARI TALU TANAM DUA KALI SETAHUN...

Gambar
Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman Barat bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Talamau  dan Pemerintahan Nagari Talu  Kec. Talamau. Senin, 29 Juni 2020 Turun Bersama Petani ke sawah dalam Rangka Kegiatan Percepatan Tanam padi dua kali Setahun.  Kegiatan Ini diselenggarakan di hamparan sawah Petani Daerah Irigasi Batang Ingu Jorong Sungai Jernih .Penyuluh dan Staff Lapangan bekerja Sama dengan tokoh Adat dan pemerintahan nagari berhasil memotivasi petani setempat untuk mau melakukan penanaman padi  dua kali setahun dan memutus kebiasaan lama masyarakat  yang hanya melakukan tanam padi satu kali setahun.  Menurut Tokoh Adat Tuanku Bosa XIV, Pucuak Adat  Talu Dr. Fadlan Maalif. “Sudah menjadi kebiasaan petani  di nagari Talu untuk turun ke sawah  satu kali setahun, Wacana untuk penanaman padi dua kali setahun sudah dilakukan sejak tahun 2009. Namun,  baru bisa terlaksana tahun 2020. ini berk...

Kinali Maju Pesat Talamau Melejit hebat

Gambar
Kinali Maju Pesat Talamau Melejit hebat Foto by : Pak Safii (Hamparan Sawah Sialang Kelompok Sialang Jaya VI)  Saya menulis tentang sawah!. Kinali punya hamparan sawah Sialang dan Talamau punya "bareh tanamo" siapa yang tidak kenal Bareh Talu, kekurangannya cuma satu, petaninya tidak semaju petani sialang. Sialang punya petani dengan serapan inovasi yang tinggi bahkan cendrung suka bereksperimen sendiri, indeks pertanaman mereka sudah 2,5 bahkan berambisi untuk bisa 3. Artinya lahan selalu ditanam tanpa jeda dan bera. foto by : sulassky (hamparan sawah Talu/Talamau) sorry ada modelnya 😅 Sementara Talamau indeks pertanaman mereka 1 beranya lama, kadang - kadang dijadikan kolam ikan dulu beberapa waktu, hama tikus menjadi hama endemik yang mengancam petani yang ingin punya Indeks pertanaman lebih dari 1 ya iyalah secara sekelilingnya berubah menjadi sawah bergulma habitat tikus banget ya.  Penyuluh pertanian punya tantangan tersendiri di ...