Forum Temu Tani IPDMIP : Nurhasim Petani Daerah Irigasi Batang Bunut Berhasil meningkatkan produksi Padi 8 Ton/Ha.

Nurhasim (Baju Putih) berfoto saat panen bersama keluarga dan mesin Tenaga Kerja panen (Combine Harvester)

Indikator Keberhasilan budidaya padi sawah dapat dilihat dari produksinya. Petani Daerah Irigasi Batang Bunuik Nagari Kinali Kabupaten Pasaman Barat Pada tahun 2018 Rata - Rata Produksi padi berkisar antara 6,2 - 6,5 Ton/ha, Kemudian pada tahun 2020 terjadi peningkatan menjadi 7,6 Ton/ha. Bahkan beberapa petani berhasil mendapatkan 8 - 8,4 Ton Per/Ha. Salah satunya Nurhasim. 


Nurhasim bersama petani lain di dampingi PPl dan staf lapangan melakukan perhitungan analisis usaha tani padi

Nurhasim seorang pensiunan Karyawan yang menghabiskan waktu pensiunnya dengan menjadi petani. Pada musim tanam II (April - Agustus) Nurhasim menanam padi varietas ciherang dengan luas lahan 1 Ha dapat menghasilkan padi 8 ton/ha. Kemudian Staf Lapangan bersama Penyuluh WKP mencoba melakukan analisis usaha tani dengan melibatkan beberapa petani lain dalam kegiatan Forum Temu Tani.  Dari hasil Analisis Usaha Tani tersebut Nurhasim memperoleh keuntungan Rp. 19.749.700 /musim tanam 

Berikut Perhitungaanya : 
Tabel perhitungan setelah diperbaiki dan sesuaikan dengan metode analisis usaha tani dari sumber bacaan 

Nurhasim Berbagi Pengalaman dan menerangkan hasil analisis Usaha tani padi Di depan petani lain. 


Peningkatan produksi terjadi karena petani menerapkan sistem budidaya yang intensif. Dari mulai pengolahan lahan hingga panen, tentu saja motivasi petaninya juga berpengaruh. Nurhasim mempunyai slogan penyemangat sendiri untuk dirinya "Waktu adalah uang" Faktor disiplin dan kerja keras ini lah yang membuat beliau berhasil meningkatkan produksi. Pengalaman tentang kegiatan usaha tani ini dibagikan Nurhasim kepada Petani lain pada kegiatan Forum Tamu yang diadakan di Pondok Pertemuan Sialang Jaya. Kamis, 03 September 2020. 


Sulastri, SP
Staf IPDMIP DI Batang Bunuit

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ditengah Pandemi Penyuluh dan Staf Pendamping IPDMIP Tetap semangat Mendampingi Petani

Ditengah Wabah Covic – 19 Petani Bunuik Tetap Semangat Menanam Padi